Ini adalah rangkain cerita yang akan aku tuliskan tentang aku dan asal – usulku, serta hal-hal lain tentang orang bugis. Tulisan kedua ini, akan mengangkat rumah khas bugis, yaitu rumah panggung.
Rumah bugis memiliki keunikan tersendiri, dibandingkan dengan rumah panggung dari suku yang lain ( sumatera dan kalimantan ). Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan tanbahan disamping bangunan utama dan bagian depan [ orang bugis menyebutnya lego - lego
].
Bagaimana sebenarnya arsitektur dari rumah panggung khas bugis ini ?. Berikut adalah bagian – bagiannya utamanya :
- Tiang utama ( alliri ). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. tetapi pada umumnya, terdiri dari 3 / 4 baris alliri. Jadi totalnya ada 12 batang alliri.
- Fadongko’, yaitu bagian yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya.
- Fattoppo, yaitu bagian yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya.
Mengapa orang bugis suka dengan arsitektur rumah yang memiliki kolong ? Konon, orang bugis, jauh sebelum islam masuk ke tanah bugis ( tana ugi’ ), orang bugis memiliki kepercayaan bahwa alam semesta ini terdiri atas 3 bagian, bagian atas ( botting langi ), bagian tengah ( alang tengnga ) dan bagian bawagh ( paratiwi ). Mungkin itulah yang mengilhami orang bugis ( terutama yang tinggal di kampung, seperti diriku ) lebih suka dengan arsitektur rumah yang tinggi. Mengapa saya suka ? karena saya orang bugis… hehehe..
. Sebenarnya bukan karena itu, tetapi lebih kepada faktor keamanan dan kenyamanan. Aman, karena ular tidak dapat naik ke atas ( rumahku di kampung tingginya 2 meter dari tanah ). Nyaman, karena angin bertiup sepoi-sepoi, meskipun udara panas.. Wong rumahnya tinggi, hehehe
Bagian – bagian dari rumah bugis ini sebagai berikut :
- Rakkeang, adalah bagian diatas langit – langit ( eternit ). Dahulu biasanya digunakan untuk menyimpan padi yang baru di panen.
- Ale Bola, adalah bagian tengah rumah. dimana kita tinggal. Pada ale bola ini, ada titik sentral yang bernama pusat rumah ( posi’ bola ).
- Awa bola, adalah bagian di bawah rumah, antara lantai rumah dengan tanah.
Yang lebih menarik sebenarnya dari rumah bugis ini adalah bahwa rumah ini dapat berdiri bahkan tanpa perlu satu paku pun. Semuanya murni menggunakan kayu. Dan uniknya lagi adalah rumah ini dapat di angkat / dipindah.. simple kan.
Ok, itu saja dulu. Sampai jumpa pada tulisan berikutnya.
Posted by siska on November 5, 2007 at 4:32 pm
Akhirnya … dapet juga nih ulasan tentang rumah bugis. Kebetulan bulan Agustus kemarin sempat bertandang ke Soppeng, di sanakan masih banyak tuh rumah2 adat seperti gambar di atas.
Tapii satu lagi nih yang kurang, makna dari bentuk atapnya itu apa? Terus katanya garis2 di ataspnya itu menandai keningratan ya sama seperti tangganya.
Oh ya aku juga sempet menginap di salah satu rumah adat itu, serem banget karena bunyinya sudah kreot…kreot … terus kayu2nya tidak rapat dan banyak nyamuk. Tapiii rumah di soppeng sana luas2 dan panjang yah … nyaman sekali sebenarnya. Sekarang, banyak yang sudah pasang parabola ya? itu untuk saluran tv saja atau untuk hal lain?
Saya undang tuk mengunjungi blog saya di http://www.ibnuchaldunoke.multiply.com
trimakasih
Posted by alifiah on January 14, 2008 at 11:12 am
permisi….
hai, salam kenal, nama saya alifiah. saya juga orang Bugis. Langsung saja ya, saya tertarik dengan gambar rumah Bugis yang kita’ punya di sini. Bolehkah saya mengopinya, dan hak ciptanya saya tulis alamat blog ta’ ini. Saya tunggu balasan ta’ nah.
salam
alifiah
http://www.nuralifiah.blogspot.com
nur_alifiah@yahoo.co.id
thanks
Posted by Ishak on January 14, 2008 at 7:21 pm
#alifiah
Boleh saja mbak.. dipersilahkan..
Ta alani, aja’ ta masiri’
Posted by syukri.b on March 3, 2008 at 2:13 pm
salam kenalki’di’ aku juga dari sono but kenapa mas’alah jujuran alias sompa tidak bisa berubah-beruabah di sana,kasihan kan cewek-ceweknya.
Posted by wawan on March 8, 2008 at 7:06 pm
sepertinya rumah itu saya kenal,saya di kaccope bulu-bulu juga smp manaki dulu
Posted by Ishak on March 9, 2008 at 7:57 am
#wawan,
sebenarnya saya lahir di tonra, di pinggir pantai di desa bulu-bulu. Namun saat umur 2 tahun, etta saya pindah ke palembang. Hehehe… seumur-umur, saya baru sekali pulang kampung. Ohya, saya masih banyak saudara di tonra. juga di pulau kanalo [ kanalo 2 ]. Mungkin kenal dengan pak haji yang jadi pengumpul teripang disana ? beliau keluarga saya hehehe..
Posted by Siti Hateriah on May 16, 2008 at 10:38 am
Salam kenal….
Saya orang bugis Sinjai, sudah 10 tahun tinggal diBanjarmasin, terakhir pulang 2 tahun yang lalu. Rindu sekali ma’ kodong ingin lisu dikampung. Ingat ka kalau pergi memanjat cengkeh. Tolong kirim na foto-foto wisata disana dari kabupaten manapun. email. siti_hateriah@yahoo.co.id
Posted by hamsin on May 26, 2008 at 10:27 am
aga kareba….slam kenal z,
Posted by tukang senyum on May 27, 2008 at 8:51 pm
keren tulisanx. mo tanya: puncak atap bagian dpan rumah bugis (di atasx tipe2), yg bentuknya mirip dua jari “piss” itu, bermakna apa ya?
kalo gak salah, lambangx himpnan mhsisswa arsitktur unhas bentuk gitu…? ortu2 kita psti punya maknax ya?
Posted by andiers on June 25, 2008 at 12:18 pm
saya salut dengan orang bugis
Posted by faridah shaharuddin on July 5, 2008 at 7:58 pm
saya juga orang bugis dari kuala kangsar perak tapi dari lahir tidak pernah tahu bahasanya. bentuk rumah ini sama seakan rumah datuk saya dahulu tapi kini sudah hampir kesemua bentuk ini tidak wujud lagi. budaya juga sudah hilang sama sekali kerana tidak ada lagi yang mengerjakan tanah di kampung. jika berminat untuk membangunkan semula model rumah ini, kami boleh mengusahakannya semula dengan sedikit pengetahuan dalam pembinaan.
Posted by akbar on July 29, 2008 at 6:01 pm
saya juga org bugis, sekrang saya ada di palu sulawesi tengah. aku uda rindu banget kampungku di mare. kab. bone
Posted by Jufri on August 16, 2008 at 5:13 pm
Slm kenal sy juga orang bugis, dah 11 thn lum pulang ke tanah ugi..Aq dari siwa, tapi skrg aq di Bengkulu
Posted by Hussien on October 8, 2008 at 10:37 pm
Salam,
Saya anak bugis dari KL malaysia (generasi ke 4). saya sedang dalam membina rumah dan minat untuk membuat ciri2 rumah bugis pada rumah saya. ada apa2 cadangan idea buat saya?
Posted by Efkarchitect on October 12, 2008 at 6:46 pm
menurut sepengatuhan saya terkait bidang ilmu yang saya dalami. gambar yang ditampilkan bukan rumah asli bugis makassar, yang asli atapnya tidak patah kedalam, tapi lurus saja. coba dikaji ulang. trims
Posted by mukhlisah_nur on October 17, 2008 at 9:54 am
salam
sy merupakan rakyat malaysia tetapi berketurunan orang bugis.
sy merupakan seorang penulis cerpen dan sekarang sedang berusaha mengembangkan bakat sy kepada penulisan novel.
sy tertarik dengan penulisan saudara mengenai adat&kepercayaan orang bugis. sehingga sy mempunya idea untuk menulis sebuah cerita tentang kepercayaan orang bugis terhadap alam semesta@langit.
boleh kah saudara mengirimkan emel kepada sy tentang kepercayaan orang bugis terhadap alam semesta@langit?
wasalam
Posted by Yuliana Said on October 21, 2008 at 2:11 pm
hai menarik sekali ya ulasan ttg budaya bugis km,padahal kan gak besar d sana.salut buat kamu..,salam persaudaraan sesama org bugis..dah pernah maen ke pantai nya blom?aku udah brp kali ke tonra tp tmnq blm pernah ngajak k pantainya tuh.Bone,aq merindukanmu…!
Posted by yuli on October 25, 2008 at 12:01 am
salam kenalki untk kt smuax. asslkm wr.wb. meski lm sdh merantau di jkt tp tana ogi sell ri atikku dn sll membygkn bisa membgn rumah adat bugis di tanah jkt. doakan smg bs terwujud. wslm alkm
Posted by Ishak on October 31, 2008 at 3:42 pm
Hai Yuliana,
Karena kebetulan kampung halamanku di tepi pantai di kecamatan tonra, maka setiap hari liat pantai.
Kalo ada waktu, mampirlah kesana. rutenya adalah dari mare’ kearah tonra, sampai pasar tonra, ambil aja arah yng ke bone lampe’. Sampai deh..
Lam kenal juga buat yuli.
Posted by yuli on November 1, 2008 at 2:14 am
Asslkm…ishak, yg di foto itu fotota wkt msh di bwh umur (he3x) atau fotona ishak juniorta? kampungku di bone atau lbh spesifik lg di dusun pallae marluatu. thn 2006 sy mudik stlh 13 thn di jkrt, sy tdk punya kengn ttg ms kecil di sana krn sy memang mghbskn ms kecil di sumatra krn ikut merantau sm ‘BONYOK” (ket. bokap-nyokp atawa indo-ambo) meski smp/sma di makassar t
p sy nyaris tk pernah ke dsn.pallae smp merantau ke jkt. namun mudik di 2006 itu menyisakan byk kenangn meski cm sejenak krn cuti cm 2 mgu. Kenangn yg plg dalam adalah saat sy merasa begitu asing di kesepian semua bkn krn tdk ada yg mau bergaul dgn saya tp pd kenyataannya dsn ini .memng sepi krn begitu byk yg mengikuti jejak sy menjd perantau. sejenak sy sedih dgn kondisi ini tapi ‘hidup hrs memilih’. dgn ht berat sy meninggalkn dsn ini untk kembali merantau dan….lives must go on…wslm
Posted by Ishak on November 2, 2008 at 6:12 pm
Yuli, photonya itu adalah ishak jr, hehehe
saya malah bisa pulang ke bone lampe setelah 27 tahun pergi. Otomatis tidak ada yang kenal waktu saya datang. Tapu Alhamdulillah, setelah memperkenalkan diri, hampir semua orang tahu masa kecil saya disana.. Maklum, dulu kecilnya sedikit nakal, hehehee
Posted by eky on November 3, 2008 at 1:18 pm
wah,,,bagus nih sekarang dah ada blog bugis….sekedar info ternyata dipadang juga banyak yang dari bugis. Pada merantau semua kesini….weleh2
Posted by to kasiasie on November 16, 2008 at 10:47 pm
ia’ ogi tongka kasi’na…
Posted by qt on November 20, 2008 at 9:31 am
mksdnya rumah itu berdiri tanpa satu pakupun itu seperti ap??
jadi nyambungnya pake ap?
tz kok bisa d pindah/diangkat?
jelasiiiiiin dooonkk.
Posted by miftahul jannah on January 18, 2009 at 3:58 pm
assalamualaikum
makasih atas blog nya berkat ini saya bisa ambil untuk tugas saya saa mohon iznnya
Posted by jidah on January 24, 2009 at 11:59 am
oh yaaaa saya bukan orang bugis tapi makassar asli tapi bentuk rumah kita samaji sama-sama rumah panggung tapi didesa saya kolom rumahnya dibuat kandang unggas tu ! mariki di ewako makassar
Posted by Nu_Noe on January 27, 2009 at 7:24 pm
Salam Kenal
Aq juga Orang Bugis tepatnya di kota Parepareku tercinta.
Rumahku juga rumah adat Bugis tp aku sama sekali nggak ngerti seluk beluknya gimana.
Makasih ya dah ngasih info tentang Rumah Bugis.
Posted by akbar on January 30, 2009 at 1:57 pm
mau tanya nehh, sebenarnya perbedaan adat bugis dengan makassar itu apa sihh,, karena saya liad , diantara ke dua suku ini tidak mempunyai banyak perbedaan, yang berbeda hanya bahasanya, tapi masalah adatnya semuanya sama,jadi kalau ada temen-temen yang tau perbedaannya , tolong di kasi info
makasih
dari Anak Bugis Di Kota Palu
Posted by Iyu muzak umar on February 13, 2009 at 4:49 pm
thanks banget, ada org seperti anda
Posted by Safrul on February 14, 2009 at 4:13 pm
salam kenal, pada`ta tau ugi!!
Q tinggalnya di bogor, pada2ki tau ugi,orang bone ka.Q cm mo nyampein perthankan ade`ta! jgn smpe kt sndiri orng bugis tp tdk tau rmh adat kita..:)
Posted by nina on March 13, 2009 at 7:00 pm
salam…..wah, bagus bangt ertikelx,bs nmbh wa2san. bxk orang2 bone yg g knl dgn budayax ndiri…yah termasuk saya….
kl bs bwt artikel baru ttng politik d bone skr.
trims,,,,,
salam
Posted by suhardi bin bakar on March 25, 2009 at 1:31 pm
assamulaikummm….semua untuk semua suku kaum bugis diatas dunia ini.
aku dari sebuah keluarga melayu dari sebelah ibu ku dari penang tetapi dari ayah aku…dia pernah memberitahu aku bahawa dia adalah dari keturunan bugis…mengikut dari atuknya.
selepas atuknya kesini tanah melayu dulu dan berkhawin dan mempunyai anak.
kemudia anak itu membesar dia pun berkhawin dengan seorang wanita tempatan disini dia berupa atuk perempuan aku skrg ini tapi dia seorang yg mempunyai darah campur dengan keturunan pakistan/india/muslim..atuk lelaki aku itu sudah lama meninggal…hanya tinggal yg perempuan itu sahaja yg masih hidup.cuma sekarang ini aku hanya diberitahu ayah kami ada darah dari bugis itu kekadang yg membuat aku begitu ingin tahu dari mana asal aku yg sebenar….adakah memang dari keturunan bugis…tapi dari mana?macamana budayanya? cara hidupnya?dan wajah-wajah seorang atau yg memiliki darah dari suku kaum bugis…aku perlu tahu semua itu tapi dari raut wajah..ayah aku banyak yg mengatakan kami dari keturunan bugis..dan bagi aku pula begitu keliru kerna aku tak tahu apa apa tentang…suku kaum ini
sekian…..ardi penang.
Posted by Eppona Daeng Patekke' on April 4, 2009 at 1:52 am
asslkum.aga kareba tu fada maneng sempuloloe…? iyyaknae anak ogie asli sarawak. Etta ku riolo mattama ritana sarawak taung 1990. (mawe’ni 100 taung labe’e) Riwettunna mufa pemrintahanna kerajaan British sebelunna Jeppong nge mufa. hehe e…….
Posted by emtawvic topi on April 28, 2009 at 5:45 pm
aku bangga jd anak bugis
Posted by citra on June 4, 2009 at 9:04 am
makasih atas informasi_na membantu banged…^_^
untk tgs Q…heheheh
Posted by sweetheart on July 23, 2009 at 6:53 pm
kebetulan ne tengah mngenali lbih banyak tentang adat orang bugis,so sya jg ingin add komen disni….terus berbangga dengan bangsa kita sendiri(bangsa Bugis),kerana bangsa kita terkenal dengan sikap beraninya,rajin berusaha,dan kaya dengan adat istiadat yg sangat menarik…perdana menteri malaysia yg ke dua dan sekarang Y.A.Berhormat Datuk Najib juga berketurunan Bugis…..terus maju dan sentiasa berpandang kehadapan ok….from iNA….di Malaysia….One Malaysia…..
Posted by andi lau on August 1, 2009 at 9:19 pm
agakareba pale sahabaku di rantauan
Posted by Shelma on August 6, 2009 at 8:43 am
Wah,terima kasih ya atas infonya tentang rumah Bugis,sangat berguna sekali untuk bahan mengajar saya di kelas. Kebetulan saya bukan orang Bugis,saya kesulitan mencari arti lagu Anging Mamiri.Kalau tidak keberatan, saya minta tolong dikirimkan arti lagu Anging Mamiri dong..
Thanks.
Posted by DAING'S JOHOR MALAYSIA on August 28, 2009 at 7:43 am
Aslkm, kami anak jati bugis Johor, Malaysia. Saudara ramai di Sulawesi. Nama anak-anak Daing (ejaan saja lain).
Posted by syanz on August 31, 2009 at 9:36 pm
assalamualaikum..
Terima kasih atas perkongsian berkaitan rumah adat orang bugis..
kami di Malaysia boleh dikatakan tidak lagi berjumpa rumah adat orang Bugis seperti yang ditunjukkan. Bagus sekali jika perkongsian ini diteruskan dan moga kaum Bugis terus bertukar-tukar maklumat terutama ada budaya kaum kita.. selamat berpuasa di bulan Ramadhan
syanz.
Johor.
Posted by ganes on September 24, 2009 at 11:12 am
apakah ada informasi detail tentang ukuran ruang, ukuran kayu, bahan yang digunakan, ukuran ruang dan ornamen yang yang lain ?
buat rekan-rekan lain daerah, kalau ada info tentang rumah adat masing-masing daerah tolong dishare, biar kita lebih CINTA INDONESIA !!!!!
terima kasih.
Posted by zhahir on October 7, 2009 at 4:35 pm
ulasan yang bagus tapi sy ada pertanyaan. mengapa pada rumah bugis-makassar tiang rumahnya diletakkabn diatas batu tidak langsung menyentuh tanah??? sebenarnya pertanyaan ini terlontar dari dosen sy ketika membahas tentang desain arsitektur pada rumah adat. sy sebagai orang bugis-makassar meras malu juga tidak bisa menjawab pertanyaan itu. mungkin sy bisa dibantu oleh rekan2. terima kasih. tolong jawabannya di kirim ke emai sy. elzhaheer@yahoo.co.id
Posted by Hafiz on October 8, 2009 at 3:52 pm
Salam. maklumat yang menarik mengenai rumah bugis. Jika tidak keberatan, bolehkah saudara menerangkan lebih banyak maklumat serta ciri-ciri dan keunikan rumah tradisional bugis? sy orang melayu keturunan bugis di Johor… ingin belajar lebih banyak mengenai budaya asal usul sy.. harap dapat membantu…
Posted by Has on October 22, 2009 at 8:36 pm
Salam kenal saya Has dari Pompanua, Bone. Yang nanya kenapa tiang rumah panggung, khas bugis tidak langsung dipasang di tanah tapi diatas batu yang disebut “pallangga”. Menurut saya sih sederhana saja dan mudah2an tidak salah yaitu agar tiang atau “alliri” awet, tidak dimakan rayap. Dan dari segi artistisnya memang kelihatan lebih kekar kalau memakai “pallangga” tadi. Tabe’ massimang.
Posted by fira on October 23, 2009 at 6:38 pm
wah rumahnya bagus sekali LO!
Posted by sham on October 28, 2009 at 3:05 pm
salam…aku adalah anak bugis johor….thanks 4 da info…aku amat berbangga jd anak bugis…aku harap dapat sekiranya menghantar maklumat2 tentang bangsa kita ni…dari segi adat,budaya dan asal usul….i’m proud to be a bugis…