Home > Etnik, Misc > Aku adalah orang bugis. [ Mengenal rumah adat khas bugis ]

Aku adalah orang bugis. [ Mengenal rumah adat khas bugis ]

Ini adalah rangkain cerita yang akan aku tuliskan tentang aku dan asal – usulku, serta hal-hal lain tentang orang bugis. Tulisan kedua ini, akan mengangkat rumah khas bugis, yaitu rumah panggung.

rumahbugis_1

Rumah bugis memiliki keunikan tersendiri, dibandingkan dengan rumah panggung dari suku yang lain ( sumatera dan kalimantan ). Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan tanbahan disamping bangunan utama dan bagian depan [ orang bugis menyebutnya lego - lego :) ].

Bagaimana sebenarnya arsitektur dari rumah panggung khas bugis ini ?. Berikut adalah bagian – bagiannya utamanya :

  1. Tiang utama ( alliri ). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. tetapi pada umumnya, terdiri dari 3 / 4 baris alliri. Jadi totalnya ada 12 batang alliri.
  2. Fadongko’, yaitu bagian yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya.
  3. Fattoppo, yaitu bagian yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya.

Mengapa orang bugis suka dengan arsitektur rumah yang memiliki kolong ? Konon, orang bugis, jauh sebelum islam masuk ke tanah bugis ( tana ugi’ ), orang bugis memiliki kepercayaan bahwa alam semesta ini terdiri atas 3 bagian, bagian atas ( botting langi ), bagian tengah ( alang tengnga ) dan bagian bawagh ( paratiwi ). Mungkin itulah yang mengilhami orang bugis ( terutama yang tinggal di kampung, seperti diriku ) lebih suka dengan arsitektur rumah yang tinggi. Mengapa saya suka ? karena saya orang bugis… hehehe.. :) . Sebenarnya bukan karena itu, tetapi lebih kepada faktor keamanan dan kenyamanan. Aman, karena ular tidak dapat naik ke atas ( rumahku di kampung tingginya 2 meter dari tanah ). Nyaman, karena angin bertiup sepoi-sepoi, meskipun udara panas.. Wong rumahnya tinggi, hehehe

Bagian – bagian dari rumah bugis ini sebagai berikut :

  1. Rakkeang, adalah bagian diatas langit – langit ( eternit ). Dahulu biasanya digunakan untuk menyimpan padi yang baru di panen.
  2. Ale Bola, adalah bagian tengah rumah. dimana kita tinggal. Pada ale bola ini, ada titik sentral yang bernama pusat rumah ( posi’ bola ).
  3. Awa bola, adalah bagian di bawah rumah, antara lantai rumah dengan tanah.

Yang lebih menarik sebenarnya dari rumah bugis ini adalah bahwa rumah ini dapat berdiri bahkan tanpa perlu satu paku pun. Semuanya murni menggunakan kayu. Dan uniknya lagi adalah rumah ini dapat di angkat / dipindah.. simple kan. :)

Ok, itu saja dulu. Sampai jumpa pada tulisan berikutnya.

About these ads
Categories: Etnik, Misc
  1. November 5, 2007 at 4:32 pm | #1

    Akhirnya … dapet juga nih ulasan tentang rumah bugis. Kebetulan bulan Agustus kemarin sempat bertandang ke Soppeng, di sanakan masih banyak tuh rumah2 adat seperti gambar di atas.
    Tapii satu lagi nih yang kurang, makna dari bentuk atapnya itu apa? Terus katanya garis2 di ataspnya itu menandai keningratan ya sama seperti tangganya.
    Oh ya aku juga sempet menginap di salah satu rumah adat itu, serem banget karena bunyinya sudah kreot…kreot … terus kayu2nya tidak rapat dan banyak nyamuk. Tapiii rumah di soppeng sana luas2 dan panjang yah … nyaman sekali sebenarnya. Sekarang, banyak yang sudah pasang parabola ya? itu untuk saluran tv saja atau untuk hal lain?
    Saya undang tuk mengunjungi blog saya di http://www.ibnuchaldunoke.multiply.com
    trimakasih

  2. January 14, 2008 at 11:12 am | #2

    permisi….

    hai, salam kenal, nama saya alifiah. saya juga orang Bugis. Langsung saja ya, saya tertarik dengan gambar rumah Bugis yang kita’ punya di sini. Bolehkah saya mengopinya, dan hak ciptanya saya tulis alamat blog ta’ ini. Saya tunggu balasan ta’ nah.

    salam
    alifiah

    http://www.nuralifiah.blogspot.com

    nur_alifiah@yahoo.co.id

    thanks

  3. January 14, 2008 at 7:21 pm | #3

    #alifiah
    Boleh saja mbak.. dipersilahkan..
    Ta alani, aja’ ta masiri’ :D

  4. syukri.b
    March 3, 2008 at 2:13 pm | #4

    salam kenalki’di’ aku juga dari sono but kenapa mas’alah jujuran alias sompa tidak bisa berubah-beruabah di sana,kasihan kan cewek-ceweknya.

  5. March 8, 2008 at 7:06 pm | #5

    sepertinya rumah itu saya kenal,saya di kaccope bulu-bulu juga smp manaki dulu

  6. March 9, 2008 at 7:57 am | #6

    #wawan,
    sebenarnya saya lahir di tonra, di pinggir pantai di desa bulu-bulu. Namun saat umur 2 tahun, etta saya pindah ke palembang. Hehehe… seumur-umur, saya baru sekali pulang kampung. Ohya, saya masih banyak saudara di tonra. juga di pulau kanalo [ kanalo 2 ]. Mungkin kenal dengan pak haji yang jadi pengumpul teripang disana ? beliau keluarga saya hehehe..

  7. Siti Hateriah
    May 16, 2008 at 10:38 am | #7

    Salam kenal….
    Saya orang bugis Sinjai, sudah 10 tahun tinggal diBanjarmasin, terakhir pulang 2 tahun yang lalu. Rindu sekali ma’ kodong ingin lisu dikampung. Ingat ka kalau pergi memanjat cengkeh. Tolong kirim na foto-foto wisata disana dari kabupaten manapun. email. siti_hateriah@yahoo.co.id

    • Dahlan Maritengah
      January 18, 2011 at 10:49 am | #8

      Komuddaniko di kampongmu lisu laloko namo cinampe mua, nasaba uddanie cinna asenna, naia cinnae narekko tenriturusi lasa fafolena (Panre ada’ta puadai makkedae “Harangni makero toni cinnae tenriturusi lasa folena”)

    • shry
      January 26, 2012 at 9:34 am | #9

      lam kenal, aq Shry nak Soppeng. Tonra yg ad psir putihx yagh???

  8. May 26, 2008 at 10:27 am | #10

    aga kareba….slam kenal z,

  9. May 27, 2008 at 8:51 pm | #11

    keren tulisanx. mo tanya: puncak atap bagian dpan rumah bugis (di atasx tipe2), yg bentuknya mirip dua jari “piss” itu, bermakna apa ya?
    kalo gak salah, lambangx himpnan mhsisswa arsitktur unhas bentuk gitu…? ortu2 kita psti punya maknax ya?

  10. andiers
    June 25, 2008 at 12:18 pm | #12

    saya salut dengan orang bugis

  11. July 5, 2008 at 7:58 pm | #13

    saya juga orang bugis dari kuala kangsar perak tapi dari lahir tidak pernah tahu bahasanya. bentuk rumah ini sama seakan rumah datuk saya dahulu tapi kini sudah hampir kesemua bentuk ini tidak wujud lagi. budaya juga sudah hilang sama sekali kerana tidak ada lagi yang mengerjakan tanah di kampung. jika berminat untuk membangunkan semula model rumah ini, kami boleh mengusahakannya semula dengan sedikit pengetahuan dalam pembinaan.

    • May 18, 2010 at 8:48 am | #14

      Assalamualaikom Salam perkenalan. Maaf ye. Bukan nak komen apa2 cuma nak tumpang sekaki untuk belajar dan mengenai adat resam dan budaya kaum Bugis yang unik ini. So diharap adalah yg sudimembantu saya

  12. July 29, 2008 at 6:01 pm | #15

    saya juga org bugis, sekrang saya ada di palu sulawesi tengah. aku uda rindu banget kampungku di mare. kab. bone

  13. August 16, 2008 at 5:13 pm | #16

    Slm kenal sy juga orang bugis, dah 11 thn lum pulang ke tanah ugi..Aq dari siwa, tapi skrg aq di Bengkulu

  14. Hussien
    October 8, 2008 at 10:37 pm | #17

    Salam,

    Saya anak bugis dari KL malaysia (generasi ke 4). saya sedang dalam membina rumah dan minat untuk membuat ciri2 rumah bugis pada rumah saya. ada apa2 cadangan idea buat saya?

  15. Efkarchitect
    October 12, 2008 at 6:46 pm | #18

    menurut sepengatuhan saya terkait bidang ilmu yang saya dalami. gambar yang ditampilkan bukan rumah asli bugis makassar, yang asli atapnya tidak patah kedalam, tapi lurus saja. coba dikaji ulang. trims

    • D’ Maritengah
      August 24, 2010 at 12:46 pm | #19

      Benar apa yang anda katakan….., itu bukan rumah adat bugis yang asli, tapi itu hanya rumah orang bugis, bukan runah adat bugis.
      Kalau rumah adat Bugis, sama seperti yang nada katakan menurut ilmu yang anda dalami.

  16. mukhlisah_nur
    October 17, 2008 at 9:54 am | #20

    salam
    sy merupakan rakyat malaysia tetapi berketurunan orang bugis.
    sy merupakan seorang penulis cerpen dan sekarang sedang berusaha mengembangkan bakat sy kepada penulisan novel.

    sy tertarik dengan penulisan saudara mengenai adat&kepercayaan orang bugis. sehingga sy mempunya idea untuk menulis sebuah cerita tentang kepercayaan orang bugis terhadap alam semesta@langit.

    boleh kah saudara mengirimkan emel kepada sy tentang kepercayaan orang bugis terhadap alam semesta@langit?

    wasalam

  17. Yuliana Said
    October 21, 2008 at 2:11 pm | #21

    hai menarik sekali ya ulasan ttg budaya bugis km,padahal kan gak besar d sana.salut buat kamu..,salam persaudaraan sesama org bugis..dah pernah maen ke pantai nya blom?aku udah brp kali ke tonra tp tmnq blm pernah ngajak k pantainya tuh.Bone,aq merindukanmu…!

  18. yuli
    October 25, 2008 at 12:01 am | #22

    salam kenalki untk kt smuax. asslkm wr.wb. meski lm sdh merantau di jkt tp tana ogi sell ri atikku dn sll membygkn bisa membgn rumah adat bugis di tanah jkt. doakan smg bs terwujud. wslm alkm

    • Fia
      March 11, 2011 at 5:56 pm | #23

      AMIN YA RABBAL ALAMIN,,,,,,,,,,aku turut Mendo’akan Mudah2an Allah SWT mengabulkan DO’ATA yg disertai dengan Usaha.Iya’ Tau Ugi’ toka’ Kasi’na,,,
      Utajeng Kabaratta’

      Pantun :Dekgaga Pasak ri Lipukmu, Balanca ri kampongmu, mulanco mabela ?

  19. October 31, 2008 at 3:42 pm | #24

    Hai Yuliana,
    Karena kebetulan kampung halamanku di tepi pantai di kecamatan tonra, maka setiap hari liat pantai.

    Kalo ada waktu, mampirlah kesana. rutenya adalah dari mare’ kearah tonra, sampai pasar tonra, ambil aja arah yng ke bone lampe’. Sampai deh..

    Lam kenal juga buat yuli.

  20. yuli
    November 1, 2008 at 2:14 am | #25

    Asslkm…ishak, yg di foto itu fotota wkt msh di bwh umur (he3x) atau fotona ishak juniorta? kampungku di bone atau lbh spesifik lg di dusun pallae marluatu. thn 2006 sy mudik stlh 13 thn di jkrt, sy tdk punya kengn ttg ms kecil di sana krn sy memang mghbskn ms kecil di sumatra krn ikut merantau sm ‘BONYOK” (ket. bokap-nyokp atawa indo-ambo) meski smp/sma di makassar t
    p sy nyaris tk pernah ke dsn.pallae smp merantau ke jkt. namun mudik di 2006 itu menyisakan byk kenangn meski cm sejenak krn cuti cm 2 mgu. Kenangn yg plg dalam adalah saat sy merasa begitu asing di kesepian semua bkn krn tdk ada yg mau bergaul dgn saya tp pd kenyataannya dsn ini .memng sepi krn begitu byk yg mengikuti jejak sy menjd perantau. sejenak sy sedih dgn kondisi ini tapi ‘hidup hrs memilih’. dgn ht berat sy meninggalkn dsn ini untk kembali merantau dan….lives must go on…wslm

  21. November 2, 2008 at 6:12 pm | #26

    Yuli, photonya itu adalah ishak jr, hehehe
    saya malah bisa pulang ke bone lampe setelah 27 tahun pergi. Otomatis tidak ada yang kenal waktu saya datang. Tapu Alhamdulillah, setelah memperkenalkan diri, hampir semua orang tahu masa kecil saya disana.. Maklum, dulu kecilnya sedikit nakal, hehehee

  22. eky
    November 3, 2008 at 1:18 pm | #27

    wah,,,bagus nih sekarang dah ada blog bugis….sekedar info ternyata dipadang juga banyak yang dari bugis. Pada merantau semua kesini….weleh2

  23. to kasiasie
    November 16, 2008 at 10:47 pm | #28

    ia’ ogi tongka kasi’na…

  24. qt
    November 20, 2008 at 9:31 am | #29

    mksdnya rumah itu berdiri tanpa satu pakupun itu seperti ap??
    jadi nyambungnya pake ap?
    tz kok bisa d pindah/diangkat?
    jelasiiiiiin dooonkk.

  25. miftahul jannah
    January 18, 2009 at 3:58 pm | #30

    assalamualaikum
    makasih atas blog nya berkat ini saya bisa ambil untuk tugas saya saa mohon iznnya

  26. jidah
    January 24, 2009 at 11:59 am | #31

    oh yaaaa saya bukan orang bugis tapi makassar asli tapi bentuk rumah kita samaji sama-sama rumah panggung tapi didesa saya kolom rumahnya dibuat kandang unggas tu ! mariki di ewako makassar

  27. Nu_Noe
    January 27, 2009 at 7:24 pm | #32

    Salam Kenal

    Aq juga Orang Bugis tepatnya di kota Parepareku tercinta.
    Rumahku juga rumah adat Bugis tp aku sama sekali nggak ngerti seluk beluknya gimana.
    Makasih ya dah ngasih info tentang Rumah Bugis.

  28. January 30, 2009 at 1:57 pm | #33

    mau tanya nehh, sebenarnya perbedaan adat bugis dengan makassar itu apa sihh,, karena saya liad , diantara ke dua suku ini tidak mempunyai banyak perbedaan, yang berbeda hanya bahasanya, tapi masalah adatnya semuanya sama,jadi kalau ada temen-temen yang tau perbedaannya , tolong di kasi info
    makasih

    dari Anak Bugis Di Kota Palu

  29. Iyu muzak umar
    February 13, 2009 at 4:49 pm | #34

    thanks banget, ada org seperti anda

  30. Safrul
    February 14, 2009 at 4:13 pm | #35

    salam kenal, pada`ta tau ugi!!
    Q tinggalnya di bogor, pada2ki tau ugi,orang bone ka.Q cm mo nyampein perthankan ade`ta! jgn smpe kt sndiri orng bugis tp tdk tau rmh adat kita..:)

  31. nina
    March 13, 2009 at 7:00 pm | #36

    salam…..wah, bagus bangt ertikelx,bs nmbh wa2san. bxk orang2 bone yg g knl dgn budayax ndiri…yah termasuk saya….

    kl bs bwt artikel baru ttng politik d bone skr.
    trims,,,,,
    salam

  32. suhardi bin bakar
    March 25, 2009 at 1:31 pm | #37

    assamulaikummm….semua untuk semua suku kaum bugis diatas dunia ini.
    aku dari sebuah keluarga melayu dari sebelah ibu ku dari penang tetapi dari ayah aku…dia pernah memberitahu aku bahawa dia adalah dari keturunan bugis…mengikut dari atuknya.
    selepas atuknya kesini tanah melayu dulu dan berkhawin dan mempunyai anak.
    kemudia anak itu membesar dia pun berkhawin dengan seorang wanita tempatan disini dia berupa atuk perempuan aku skrg ini tapi dia seorang yg mempunyai darah campur dengan keturunan pakistan/india/muslim..atuk lelaki aku itu sudah lama meninggal…hanya tinggal yg perempuan itu sahaja yg masih hidup.cuma sekarang ini aku hanya diberitahu ayah kami ada darah dari bugis itu kekadang yg membuat aku begitu ingin tahu dari mana asal aku yg sebenar….adakah memang dari keturunan bugis…tapi dari mana?macamana budayanya? cara hidupnya?dan wajah-wajah seorang atau yg memiliki darah dari suku kaum bugis…aku perlu tahu semua itu tapi dari raut wajah..ayah aku banyak yg mengatakan kami dari keturunan bugis..dan bagi aku pula begitu keliru kerna aku tak tahu apa apa tentang…suku kaum ini
    sekian…..ardi penang.

  33. Eppona Daeng Patekke’
    April 4, 2009 at 1:52 am | #38

    asslkum.aga kareba tu fada maneng sempuloloe…? iyyaknae anak ogie asli sarawak. Etta ku riolo mattama ritana sarawak taung 1990. (mawe’ni 100 taung labe’e) Riwettunna mufa pemrintahanna kerajaan British sebelunna Jeppong nge mufa. hehe e…….

    • Dahlan Maritengah
      January 18, 2011 at 10:52 am | #39

      Tahun berapa….? apa nggak salah tuh

  34. emtawvic topi
    April 28, 2009 at 5:45 pm | #40

    aku bangga jd anak bugis

  35. citra
    June 4, 2009 at 9:04 am | #41

    makasih atas informasi_na membantu banged…^_^

    untk tgs Q…heheheh :P

  36. sweetheart
    July 23, 2009 at 6:53 pm | #42

    kebetulan ne tengah mngenali lbih banyak tentang adat orang bugis,so sya jg ingin add komen disni….terus berbangga dengan bangsa kita sendiri(bangsa Bugis),kerana bangsa kita terkenal dengan sikap beraninya,rajin berusaha,dan kaya dengan adat istiadat yg sangat menarik…perdana menteri malaysia yg ke dua dan sekarang Y.A.Berhormat Datuk Najib juga berketurunan Bugis…..terus maju dan sentiasa berpandang kehadapan ok….from iNA….di Malaysia….One Malaysia…..

  37. andi lau
    August 1, 2009 at 9:19 pm | #43

    agakareba pale sahabaku di rantauan

  38. Shelma
    August 6, 2009 at 8:43 am | #44

    Wah,terima kasih ya atas infonya tentang rumah Bugis,sangat berguna sekali untuk bahan mengajar saya di kelas. Kebetulan saya bukan orang Bugis,saya kesulitan mencari arti lagu Anging Mamiri.Kalau tidak keberatan, saya minta tolong dikirimkan arti lagu Anging Mamiri dong.. :-) Thanks.

  39. DAING’S JOHOR MALAYSIA
    August 28, 2009 at 7:43 am | #45

    Aslkm, kami anak jati bugis Johor, Malaysia. Saudara ramai di Sulawesi. Nama anak-anak Daing (ejaan saja lain).

  40. syanz
    August 31, 2009 at 9:36 pm | #46

    assalamualaikum..

    Terima kasih atas perkongsian berkaitan rumah adat orang bugis..

    kami di Malaysia boleh dikatakan tidak lagi berjumpa rumah adat orang Bugis seperti yang ditunjukkan. Bagus sekali jika perkongsian ini diteruskan dan moga kaum Bugis terus bertukar-tukar maklumat terutama ada budaya kaum kita.. selamat berpuasa di bulan Ramadhan

    syanz.
    Johor.

    Terima kasih atas komentarnya. silahkan berkunjung ke tanah bugis ( tana ugi ) untuk melihat dari dekat.

  41. ganes
    September 24, 2009 at 11:12 am | #47

    apakah ada informasi detail tentang ukuran ruang, ukuran kayu, bahan yang digunakan, ukuran ruang dan ornamen yang yang lain ?
    buat rekan-rekan lain daerah, kalau ada info tentang rumah adat masing-masing daerah tolong dishare, biar kita lebih CINTA INDONESIA !!!!!

    terima kasih.

  42. zhahir
    October 7, 2009 at 4:35 pm | #48

    ulasan yang bagus tapi sy ada pertanyaan. mengapa pada rumah bugis-makassar tiang rumahnya diletakkabn diatas batu tidak langsung menyentuh tanah??? sebenarnya pertanyaan ini terlontar dari dosen sy ketika membahas tentang desain arsitektur pada rumah adat. sy sebagai orang bugis-makassar meras malu juga tidak bisa menjawab pertanyaan itu. mungkin sy bisa dibantu oleh rekan2. terima kasih. tolong jawabannya di kirim ke emai sy. elzhaheer@yahoo.co.id

    saya sendiri kurang tahu pasti, cuma dari hasil pengamatan, ini adalah salah satu cara agar tiang lebih tahan lama.

  43. Hafiz
    October 8, 2009 at 3:52 pm | #49

    Salam. maklumat yang menarik mengenai rumah bugis. Jika tidak keberatan, bolehkah saudara menerangkan lebih banyak maklumat serta ciri-ciri dan keunikan rumah tradisional bugis? sy orang melayu keturunan bugis di Johor… ingin belajar lebih banyak mengenai budaya asal usul sy.. harap dapat membantu… :-)

  44. Has
    October 22, 2009 at 8:36 pm | #50

    Salam kenal saya Has dari Pompanua, Bone. Yang nanya kenapa tiang rumah panggung, khas bugis tidak langsung dipasang di tanah tapi diatas batu yang disebut “pallangga”. Menurut saya sih sederhana saja dan mudah2an tidak salah yaitu agar tiang atau “alliri” awet, tidak dimakan rayap. Dan dari segi artistisnya memang kelihatan lebih kekar kalau memakai “pallangga” tadi. Tabe’ massimang.

  45. October 23, 2009 at 6:38 pm | #51

    wah rumahnya bagus sekali LO!

  46. sham
    October 28, 2009 at 3:05 pm | #52

    salam…aku adalah anak bugis johor….thanks 4 da info…aku amat berbangga jd anak bugis…aku harap dapat sekiranya menghantar maklumat2 tentang bangsa kita ni…dari segi adat,budaya dan asal usul….i’m proud to be a bugis…

  47. supriadi
    November 16, 2009 at 8:11 am | #53

    wahana ini bgs juga buat alat tuk memperat silatuhrahmi…..

  48. November 18, 2009 at 1:57 pm | #54

    tabe’ la puang,,,,,,,, milonampengga pa’ na uciplai anuta,, pana iya engka tugas q jdina ayede bawang uwala….. halala’ mode’

  49. PRADONO
    December 1, 2009 at 1:03 am | #55

    ASSALAMU’ALAIKUM.WR.WB. SALAM KENAL. SAYA DARI KALIMANTAN BARAT, NEGERI TEMPAT OPU DAENG MANAMBON “MEMBUKA” SEBUAH KERAJAAN: MEMPAWAH,KABUPATEN PONTIANAK. KEBETULAN SEKARANG SAYA DIMINTA TEMAN UNTUK MENYUSUN LAPORAN TENTANG KEBERADAAN RUMAH TRADISIONAL DI SALAH SATU KABUPATEN DI KALBAR.

    KEBETULAN LAGI, DI SALAH SATU KECAMATAN, SUNGAI KAKAP, DI SANA PERMUKIMAN RUMAH MELAYU KABARNYA TERPENGARUH OLEH ARSITEKTUR rumah bugis.LALU, AKHIRNYA KETEMULAH SAYA DENGAN BLOG ANDA INI. JADI, KALAULAH BENAR ANALISIS LAPORAN TERSEBUT berkaitan dgn hal di atas, SAYA MOHON IZIN UNTUK MENGUTIP DESKRIPSI TENTANG RUMAH BUGIS INI.

    BESAR HARAPAN SAYA BILA SAUDARAKU BERKENAN. TERIMA KASIH ATAS SILATURAHMI YANG “DITAKDIRKAN ALLAH” MALAM INI.ALHAMBULILLAH.

    • December 1, 2009 at 7:43 am | #56

      Silahkan dikutip. senang bisa membantu. Terima kasih,

      Regards
      Ishak

      • September 1, 2010 at 5:42 am | #57

        encik ishak,
        saya teringin ingin belajar tulisan bugis lebih mendalam, kalau bole tentang asal usul bugis sekali.

  50. Andi zainal
    December 5, 2009 at 12:03 am | #58

    Wa..Makkassing tongeng enka blog. Idi ana ogi ri tana rantau (sompereng) mari kita berbagi pengalaman. Silaturahim tuk menambah wahana dan wawasan. Tabe ta’dampengan’nga.

    • December 23, 2009 at 4:08 pm | #59

      benar sekali fuang. semoga jalinan silaturahmi tetap terjalin…

  51. December 14, 2009 at 8:59 pm | #60

    aga kareba to ogie… udani lade kampongku…

  52. jabal
    December 15, 2009 at 2:39 pm | #61

    iya’ anak ugi’ t0o…tp tggl d tawau,sabah.
    hdp ugi’….padai’di padaelok…

  53. aini
    February 18, 2010 at 11:31 am | #62

    tau tak tentang rumag suji (bola suji)

  54. March 26, 2010 at 2:14 am | #63

    iya to ogi tokka je,pole bone.eloka makkutana cika,manengka ogie,tega2 alena elo pasengngeng,kampong

  55. March 26, 2010 at 2:21 am | #64

    iya to ogi tokka je,pole bone.eloka makkutana cika,manengka ogie,tega2 alena elo pasengngeng,kampong. ko engka elo mewaka sisseng2 ta alai email,agae. ogi.ekamale@yahoo.com

  56. March 27, 2010 at 3:06 am | #65

    iya ana ogi pole ribone mappasen lao di selessureng ogie egkae rikamponna taue pada si atutuki selesureng taroaggi siri ana ogiee

  57. HIDAYAT SYAHRUN SYMBALLU
    May 10, 2010 at 10:36 pm | #66

    HANYA ADA DU KATA BAGI BAPAK,”SAYA BANGGA”,TERUSKAN PERJUANGANNYA…

  58. suriyani
    June 7, 2010 at 9:30 am | #67

    Salam kenal aku juga anak bugis dari Sidrap merantau cari hidup di pulau Maluku aku rencana bangun rumah bugis di tanah maluku ini …..doain ya ….

  59. June 11, 2010 at 10:30 am | #68

    Salam ziarah…

    Saya sememangnya berhajat untuk melihat lebih rumah adat Bugis. Saya ingin kepastian sama ada ciri-ciri khas rumah adat mahupun masjid tua (masjid kayu) punya persamaan dengan rumah tradisional atau masjid tua di Malaysia. Sudi-sudi berkunjung ke blog http://www.jejakmihrabmimbar.wordpress.com atau boleh e mail: harlenz2001@yahoo.com. Mohon diberi e mail saudara.

    Terima kasih. Wassalam

  60. eki sakkirang sultan
    June 25, 2010 at 11:13 pm | #69

    saya juga orang bugis. Saya lahir di Desa Gareccing, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone. Saya menetap di palu. [ eki[dot]tribuntimur [@] gmail.com

  61. Muchlis
    July 7, 2010 at 11:40 pm | #70

    saya sangat apresiasi atas apa yg anda tulis atau tampilkan di blog ini….., cuma sedikit sy sarankan kalau menampilkan rumah adat bugis cobalah dgn sedikit serius dan lebih profesional karena apa..? ini dilihat banyak orang terutama saudara2 kita dirantau… sebenarnya masih banyak yg harus dijelaskan dan disampaikan selain yang sdh dijelaskan i blog ini…. contoh timpa laja (kata orang sidenreng), seperti kata fadongko saya rasa tidak semua suku bugis mengerti apa itu fadongko, terus ada juga yg namanya Addeng ( tangga ) blum dijelaskan disini, trus tradisi-tradisi yang dilakukan pra mendirikan rumah, dan tradisi-tradisi pasca mendirikan rumah…. ini belum dijelaskan….. jadi saran saya cobalah sedikit lebih menarik…… tapi yang jelas saya bangga dengan apa yang tulis di blog ini, semoga menjadi inspirasi kita untuk lebih mengenal adat istiaadat suku bugis………… Bravoooooooo dari rantau anak OGIE

  62. Hasanuddin Tahir
    July 27, 2010 at 1:55 pm | #71

    Asw wrb.
    Salam kenal, nama sy Hasanuddin Tahir. Bapak saya orang bugis tulen (Pangkajene Sidrap/Pangsid. Allekkuang adalah tanah leluhur kami. Di sana berkubur Nene Lampe sedangkan di seberang jalan berkubur Nene Malomo. Kami adalah turunan nene lampe…Lacanno dan sarifah adalah kakek dan nenek saya. Dimasa naik dewasa bp sy pergi merantau ke kalimantan. Terakhir beliu pensiunan Polri. Ibu saya orang Rantau asli (Rantau ibukota Kab, Tapin Kalimantan Selatan. Terakhir saya ke Sidrap tahun 2002. alhamdulillah kemaren 20 sd 24 juli saya ke sidrap lagi karena ada salah satu anak kemanakan saya yg melaksanakan perkawinan. 2 kali ke Sidrap masih terasa kurang pengetahuan sy tentang bugis. Saya adalah org bugis yg tdk bisa berbahasa bugis, sungguh ironis kaan ? tapi itu tdk menjadikan saya minder karena sy menikmati dengan baik segala sesuatu tentang adat, orang, tempat dll di bugis. Allekkuang, misalnya. Disana ada sebuah masjid dengan design bak masjid Demak. Dia dibangun tahun 1609, masjid ke 3 yang dibangun setelah di Makassar dan Bone. Luar biasa. boleh dilihat dalam koleksi photo yg ada di fb saya. nah…kira-kira itu saja salam perkenalan dari saya. Selamat Bekerja, moga membawa manfaat bagi kita semua. Amin. Salam hangat selalu,
    Hasanuddin Tahir di Rantau Tapin Kalsel Indonesia.

    • patahillah asba
      April 19, 2012 at 6:02 pm | #72

      Pulangmaki dulu supaya bisa reuni

  63. jacka87
    August 6, 2010 at 12:18 am | #73

    pada padaki ogi sappo..sy bugis pinrang tepatx di kampung bua-lapalopo…nice artikel pkokx…sy senang ada artikel yg mengangkat tentang kebudayaan bugis disini’ewako!!

  64. Shukri
    August 11, 2010 at 9:11 am | #74

    salam silaturahmi

    Saya juga anak Bugis dari Malaysia. Kangen mau pulang bermain-main di desa moyang di Bukit Tinggi Sumatera Barat dan Gowa Sulawesi.

  65. adilk’s
    August 24, 2010 at 2:16 pm | #75

    aku anak bugis bone ( sanrego ) ada gak ya yg dari sanrego?

  66. nia_malaysia
    September 1, 2010 at 5:39 am | #77

    aku juga anak bugis,tapi aku lain dari kamu semua sebab mak aku dan adik beradik aku smua lahir d malaysia.bapa dengan atuk dan nenek aku saja yang lahir d indonesia(arosoe).tapi bagi aku walau d mana saja kita lahir tapi dara bugis tetap mengalir d tubuh kita kan.walau aku kurang untuk bertutur bahasa bugis……..tapi aku bersyukur sebab aku masih bole memahaminya

  67. Raudhatul Medina
    September 11, 2010 at 4:43 pm | #78

    Assalamualaikum.

    Saya dari Malaysia. Saya juga punya keturunan darah Bugis dari arwah datuk saya. Terakhir datuk saya di Johor, Malaysia. Saya bangga bila memperkenalkan diri bahawa saya adalah darah keturunan Bugis. Kata nenek saya, arwah datuk banyak merahsiakan tentang dirinya. Tapi saya pernah melihat gambar datuk semasa beliau muda. Datuk saya tampan, kulit putih bersih orangnya. Nenek saya kata, sebenarnya nama asal arwah datuk saya punya panggilan Daeng, tapi tidak digunakan.

    • Dahlan Maritengah
      October 10, 2010 at 8:01 am | #79

      Sebagai seorang keturunan Bugis yang tulen, benar ia akan selalu merendahkan diri dan menyembunyikan identitas dirinya didalam kasta (derajat). Iabarat sebuah pohon ia tak mau ditangkai atas tapi ia selalu berada di tangkai bawah, sebab mereka punya perinsip bahwa, bergelar Daeng ataupun Andi itu bukan diri kita tapi orang lainlah yang menilai, sebab Daeng ataupun andi bukan dari ucapan dan perkataan tapi dari perbuatan dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari sebagai manusia dalam bermasyarakat.
      Artinya ia tak mau ada gelar Daeng ataupun Andi tercantum dalam namanya karena kawatir kalau perbuatan dan tingkah lakunya sehari-hari tidak sesuai dengan gelar yang disandangnya.
      Trims semoga dapat dimengerti

    • Dahlan Maritengah
      October 13, 2010 at 5:40 pm | #80

      Di Arasoe di Mana, karena Saya juga punya keluarga dari pihak Nenek orang Arasoe tepatnya di Jawi-jawie sebelah barat pabrik gula.
      Semua keluarga dari Nenek masih di sana semua, termasuk paman tante dan sepupu

  68. mohd yusof ibrahim
    October 2, 2010 at 12:00 am | #81

    saya anak jati bugis dari keturunan sekh yusuf yang lahir di kuala lumpur ingin mencari saudara yang mengenali keturunan saya.harap saudara dapat membantu saya terima kasih. salam kenal dan saya juga berminat dengan rumah adat

  69. akbar
    November 5, 2010 at 11:20 pm | #82

    Thanks nah udah bisa membantu buat makalah bikin rumah adat bugis…

  70. aam
    December 23, 2010 at 9:13 pm | #83

    assalamualaikum….akhirnya ktemu juga rumah adat bugis.. lam kenal, aq jg orang bugis, asli punya. gambar rumah ini mengingat kan q pd rumah q dulu waktu kecil masih tinnggal ki dare’e, skrng sh alhmdllah udah rumah beton. sbnrnya modani jg dgn suasana rumah panggung tp sayang skrng sudah jarang ktmu dgn rumah panggung, maklum tinngal di rumpun melayu pulau bangka. satu lagi oddani q pengen jalan2 ke tana ogi sampe skrng blum pernah kesulsel, gmana ya rasanya di kamung ogi e. mudah2an dpet jodoh ditanah ogi ja,he… buat sumpulolo e maneng lam kenal ja, jg sekilas info bhwa di pulau bangka belitung juga banyak orng bugis lho..

  71. umar
    December 28, 2010 at 10:27 am | #84

    Ass.Wr.Wb. ada yang bisa bantu ndak silesureng, sy mau tanya, siapa tahu ada yg tahu tempat pembuatan RUMAH ADAT BUGIS di daerah JABOTABEK ? terima kasih banyak sebelumnya.

  72. andiz
    February 7, 2011 at 2:18 am | #85

    tabeee…minta ka’ fotonya rumah ta naaah….untuk tulisanku…makasih

  73. Fia
    March 11, 2011 at 6:02 pm | #86

    Jangan Lupa Lagu dibawah ini khususna kepada “TAULOLONNA SULAWESI”
    Walaupun aku jauh diperantauan tp aku ga pernh lupa lagu tersebut dibawah
    Ga papa aku Posting kan??? and maaf krn aga’ sedikit keluar dari JUDUL

    Taulolonna Sulawesi
    Malakbirik memang tongi
    tulolonna Sulawesi
    makbaju bodo . . . makbaju bodo
    mangnginking lipak sakbena
    Baju bodok kasak eja
    lipak sakbe curak lakbak
    bunga niguba . . . bunga niguba
    takdongkok risimbolenna
    angkak – angkak bangkenna
    soe – soena limanna
    kingking lipakna . . . kingking lipakna
    sakge kanangi nicinik
    malakbirik memang tongi
    tulolonna Sulawesi
    mabajik ampe . . . mabajik ampe
    alusuk ri pangngadakkang

  74. SYAHRIL B SYAMSUDIN
    April 15, 2011 at 6:57 am | #87

    saya dARAH KETURUNAN BUGIS BONE,MENETAP D SABAH (TAWAU)SEMUA KETURUNAN KU MASIH ASLINYA,BONE….BLM ADA YG CAMPUR….KAMPUNG ARWAH ATOK&NENEK BARASAL DARI BONE,KG ARWAH,DI BONE(PATTIPAK)……MEMANG SERONOK BALIK KAMPUN ARWAH..D BONE….

  75. SYAHRIL B SYAMSUDIN
    April 15, 2011 at 7:02 am | #88

    BAHASA KETURUNAN KU TAKKAN KU PADAM KAN….DLM HIDUP KU……..DAN NIATKU YG WUJUDNYA…..INGIN MELIHAT RUMAH ARUNG PALLAKKA…DOAKAN LAH AKU SUPAYA NIAT KU INI….PADA EDIK PALEKNA……

  76. April 16, 2011 at 11:07 pm | #89

    Salam kenal semuanya terutama anak bugis Bone yang ada dirantauan orang.
    Buat saudara ishak berkarya terus…
    Saya juga anak bugis bone.
    Alamat saya di bone di desa parippung, kac barebbo, kab Bone.
    Oi… Berkunjung juga yach…!!! Kerumah maya saya.

  77. June 21, 2011 at 4:14 pm | #90

    salam. aga kereba wija ugik. Eyak foleh malaysia melok kak sakpak sebawah fegi-fegi foleh ondrongnah.Melok kak makbaula, mak kutanah akku engkah dek weseng hi asaleng nah ugik.

  78. July 3, 2011 at 8:29 am | #91

    Mirip-mirip dengan filosofi rumah panggung dlm arsitektur rumah tongkonan toraja.

  79. July 28, 2011 at 9:20 pm | #92

    Hi… Saya Aidia. Minta ijin pasang link ke artikel ini, karena ada artikel saya yang berhubungan dengan Suku Bugis. Jika ingin membacanya silahkan buka Aidia is My Idea (http://www.my.opera.com/ligan0510/blog). Terima kasih.

  80. ruslan dg paani
    August 16, 2011 at 1:50 pm | #93

    indo E…madeceng laddeh tu..!!

  81. Ahmad Zaky Rahman
    September 15, 2011 at 6:34 pm | #94

    kami juga ogiie tulen, berencana membangun rumah panggung tellu lontang, yg bisa design kamar2nya tolong kami dibantu

  82. Daeng Mottawi
    November 1, 2011 at 10:02 am | #95

    Iyek turunan Tau ogik materu …aga ogik-ogik cedek-cedek ogik …!cedek-cedek ogik ! …iyek ogik okkoro tan ya sulawesi si tana wali….engka mega suku e ogik makokoie jadi ogik malayu…aja lok na mabicara e..lontara e…pun dek uleh ayo perang saja

  83. ali haron
    March 17, 2012 at 8:40 am | #96

    salam dari saya ali haron dari kuala lumpur malaysia,pernah keujung pandang sebelum ini, cuma tak dapat menikmati unik rumah bugis ini, saya keturunan bugis tapi tak boleh bertutur bugis atau apa2 ,ingin mengenali adat2 bugis dari tuan , salam dari saya

  84. hasan haliman
    April 25, 2012 at 4:54 pm | #97

    Ulasannya cukup bagus dan sangat bermanfaat terutama bagi orang bugis sendiri maupun bukan dari orang yang bukan bugis yang hendak tahu tentang rumah bugis. Ulasannya tidak dalam bentuk tulisan yang sulit dicernah, tetapi bahasanya sederhana dan santai. Very good idea karena akan menjadi wahana untuk bertegur sapa walaupun dalam dunia maya. Saya ada pertanyaan mengapa saat ini rumah bugis jumlahnya semakin berkurang. Orang-orang, setiap membangun kembali atau merenovasi lebih cenderung dipadukan dengan bentuk “rumah modern” padahal kan rumah tradisional bugis itu sebenarnya bisa lebih membanggakan. Saya malah ragu jangan2 orang bugis sudah tidak bangga lagi dengan model rumah warisan leluhurnya itu.

  85. Herman Abdurahman
    May 29, 2012 at 10:47 am | #98

    Assalamualaikum wr.wb
    Aga kareba … tentu kareba madeceng…
    Saya di Bpp kebetulan mau bangun gazebo berarsitektur Bola Ogi, jadi lagi cari referensi tentang hal tersebut… ukurannya : Lebar 5 m Panjang 8 termasuk Lego-legonya…
    Thanks Gambarnya bagus sekali.
    Thanksfully,
    H. Abdurahman

  86. June 9, 2012 at 3:39 pm | #99

    apa boleh kita buat rumah adat bugis d daerah orang lain??/???
    kita membuat rmah bugis tdk ap jhe lw kepala rmhx byak???

  87. bintang bt enggong
    September 18, 2012 at 1:39 pm | #100

    assalamualaikum…hai ishak..salam perkenalan..sya jg anak bugis tp tinggal d malaysia.saya bferminat tentang cerita2 adat bugis.kalau bleh saya ingin tahu tulisan bugis

  88. December 2, 2012 at 12:47 am | #101

    assalamu alaikum wr,wb

    alhamdulillah dgn senang haati dan kami bersyukur tlah menemukan blok tentang komunitas bugis dimana kita bsa bertanya tentang gmana keadaan saudara sanak saudara dan famili kita yang ada di daera khusus sulawesi selatan (tanah ugi)
    sya pribadi lahir di daerah jambi sumatra tahun 1984,dan kedua ortu saya ASLI SULAWESI SELATAN,
    tepatnya kab bone,daerah KAJU tak jauh dari pabriggula arasoe, dan bapak almarhum tlahmeninggal dunia thn 2000 sebagai seorang anak atau ahli waris,berminat ingin mengetahui dimana letak daerah kelahiran seorang ayah yang begitu kami hargai ,sekalipun itu jauh dari kediaman kami sekarang ,jadi sekiranya bagi semua saudara dan saudariku mengenal daerah itu tlong dengan kerendahanhati menunjukkan alamat tersebut dengan membalas kementar kami,atas bantuanya kmi mohon trimah kasih,wasssalam

  89. December 6, 2012 at 6:46 pm | #102

    waahh waaahhhh,….pada ketemu yh, anak bugis perantau,…saya ogi bone,….sdah 7 thn di rantauan, blum prnah blik,….tapi nulle tanggala 19,uleng 12,thun 2012 ini,…lisuka ri bone,….palattae/kahu,……ni numbr tlpn ku,….silessureng 081250741133,

  90. kiki
    December 27, 2012 at 11:38 pm | #103

    siiiiiip. . . upoji gayata ndik. . .hehe

  91. ilham ryan purnama
    January 18, 2013 at 9:03 pm | #104

    hay friend, aq adalah orank bugis asli , yang tinggal d’sul-sel , setamat sma , aq langsung meninggal kan kampung halamanku, yaitu tana ugi , kata orang bugis tenia kallolo yako dee na sompe’ , jdi tujuan pertamaku yaitu pulau namlea yg terletak dekat ambon, sesampai aq d’sana tlah terjadi kerurusuhan, d’sana aq sangat menderita, terpaksa aq kembali di kampung halaman ku, tdk cukup sebulan aq tolak lagi ke kalimantan, sesudah di lalimantan , aq lanjutkan perjalananku ke sumatra, jawa ,jakarta, yokja, surabaya, ternate,malaysia,jepan, korea,belanda,paris, dll, begitulah perjalanan hidup ku, julukanku adalah, pa’sompe’ pole tana ugi

  92. April 4, 2013 at 5:20 pm | #105

    Senang bisa ketemu blog ini, saya sangat suka travelling budaya lokal n luar negri, saya senang dengan pernak pernik ala-ala bugis, apalagi yang pake lontara bugis unik… dan exclusive, sayangnya masih terbatas yg membahas n koleksi literatur tentang bugiz…. saya sangat iri di singapur kita lebih mudah menemukan dunia bugis ” perahu pinisi bugis jadi salah satu icon n obyek wisata ditengah -tengah kota singapur” bahkan diabadikan menjadi sebuah nama jalan n nama pasar ‘ Bugis street”. saya mau sekali liat film yang bergenre bugis total……., oya tman2 kalau ada yang tau tempat wisata budaya bugis tolong infonya donk….,

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: