Home > Etnik, Misc, Travel, Work > Hari terakhir di singapura, outram – bugis – changi

Hari terakhir di singapura, outram – bugis – changi

Trainingku di singapura berakhir hari kamis ( 16 agusutus 2007 ). Sedangkan tiket pesawatku hari sabtu (18 agustus 2007 ). Tapi ternyata hati ini sudah kangen dengan rumah. Kangen dengan anakku tepatnya [ dan ibunya donk🙂 ]. Akhirnya dengan bantuan dari pak Martin ( Avantus ), kita berhasil mengubah jadwal keberangkatan ke indonesia menjadi hari jum’at ( 17 agustus 2007 ). Duh senengnya….

Ohya, karena training hanya 4 hari, maka otomatis biaya yang ditanggung oleh kantor untuk hotel hanya sampai hari kamis juga. Jadi terpaksalah hari itu juga check out dari hotel. Karena lom dapat hotel lain, akhirnya koper kita bawa ke Avantus, hehehe. Untungnya selesai training mas MCA nawarin kita untuk menginap di rumah temennya ( mas Sigit ). Awalnya sih tetap ingin di hotel versi backpacker. Cuma setelah muter-muter hampir 2 jam di kawasan bugis dan little india, ternyata semua hotel penuh. fiuh… nggak nyangka kalo 2 kawasan ini rame banget. Dan hostel nya pun bersih-bersih. ( Untuk tulisan mengenai tempat nginep, akan aku tulis terpisah ). So, setelah capek muter-muter dan waktu udah jam 9 malam, akhirnya telpon juga ke mas sigit. Alhamdulillah, bisa nyambung dan beliau sangat ramah.

Tapi lagi-lagi malam itu kita tidak bernasib baik. Lama menunggu taksi dari bugis dan tidak dapat, akhirnya mutusin untuk naik MRT ke Tiong Bahru. Niatnya dari sana bisa dapat taksi lebih mudah. Eh ternyata sama sama. Setelah menunggu lebih dari 1 jam, akhirnya dapat juga. Alhamdulillah……..

Hari terakhir jalan-jalan di singapura, muter-muter di china town dan bugis street. Tapi disarankan, kalo mo cari oleh-oleh, sebaiknya di bugis, lebih murah. hehehe

Setelah semua selesai, akhirnya tiba waktunya untuk pulang ke indo.. ( begitu orang sono nyebutnya ). Setelah pamitan, naik MRT dari Outram ke Changi airport. Tebak, berapa dolar yang harus dibayar ? hanya 1,2 dolar singapura. Murah….apalagi kalo dibandingkan dengan taksi.

Tiba di terminal 2 changi ( Stasiun MRT ), jalan kaki menuju tempat penyeberangan ke terminal 1. Wuih… enaknya, pake mobil yang rel nya di atas.. khusus untuk penyeberangan dan gratis. Sampai di terminal 1, langsung ke bagian check in.. Eh ternyata dapat pesawat yang jam 8 [ jadwal awal sih jam 10 ]. Setelah check ini, langsung kebagian imigrasi. Eh dibagian ini sempet ditanya, kok passport dan boarding pass beda namanya. Akhirnya setelah melihat tiketnya, semua jadi clear…Akhirnya aku pulang kerumah… Habibie, ayah pulang.

Categories: Etnik, Misc, Travel, Work
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: