Home > Islam, Kegelisahanku, Pendidikan, Renungan, Serba-Serbi > Sendiri-sendiri saja

Sendiri-sendiri saja

Kita sendiri-sendiri saja. Demikian percakapan yang aku dengar di sebuah masjid siang ini. Percakapan 2 orang muslim yang akan melaksanakan shalat dzuhur. Kenapa demikian ?

Andaikan mereka tahu, bahwa pahala orang yg berjamaah dalam shalat jauh lebih besar dari pada sendiri, mungkin akan lain ceritanya. Tapi benarkah mereka belum tahu ?. Agh… sepertinya bukan itu penyebabnya deh….. Tapi apa yah ?

Apakah karena tidak pernah ada yg terbiasa menjadi imam ? Bisa jadi inilah mungkin alasan utamanya. Keharusan menjadi imam seringkali menjadikan orang “sungkan” untuk berjamaah. Karena seringkali aku lihat, betapa orang saling berpandangan, ketika iqamah diperdengarkan.”Silahkan pak, menjadi imam”, begitu seringkali orang berkata antara satu dengan yg lainnya.

Ah, andai saja kita semua siap jadi pemimpin, mungkin akan lain ceritanya. Yah, minimal menjadi pemimpin bagi diri kita sendiri. Atau dalam lingkup terkecil, menjadi pemimpin bagi istri dan anak-anak kita.

  1. January 14, 2008 at 2:39 pm

    Hmmm, kok sampai tidak mau berjamaah ya? Mungkin akan lebih jelas kalau ditanyakan langsung.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: