Home > Aku, Work > Untuk sebuah Janji

Untuk sebuah Janji

Hari sudah berangkat pagi kembali. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 4.52 dini hari. Tapi mata ini tetap saja belum bisa dipejamkan. Tangan ini masih lincah mengetik huruf – huruf di papan ketik laptop.

Ya, tepatnya malam ini harus aku habiskan didepan laptop. Tidak bisa menikmati indahnya mimpi. Itu karena janjiku pada seorang teman untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Janji adalah hutang, begitu kata pepatah.

Maklumlah, sekali kita tidak berusaha menepati janji, kedepan kita akan susah untuk dipercaya oleh orang lain.

Untuk sebuah janji, untuk sebuah kepercayaan….Huahh,,,,, sudah mengantuk. Mungkin memang harus tidur meski cuma 1 jam. Insya Allah,….

Categories: Aku, Work
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: