Home > Pemilu, Politik, Renungan, Serba-Serbi > Megawati, ada apa denganmu ?

Megawati, ada apa denganmu ?

Bak lagu peterpan, banyak sekali tanggapan yang muncul sehubungan dengan pernyataan ibu Megawati pada rakernas PDIP di solo.

Dalam pidato politik di Rakernas PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kembali mengkritik pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Khususnya, menyangkut kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM). Megawati menilai kebijakan SBY-JK menjadikan rakyat seperti permainan anak-anak, yaitu yoyo ( dari Liputan6.com )

Sangat disayangkan sebenarnya, kata – kata “yang kurang bijaksana” keluar dari seorang yang katanya “mengerti” akan politik. Seharusnya sebelum mengeluarkan sebuah statement, ada baiknya berkaca ke dalam diri sendiri, apa yang dilakukan saat berada pada posisi yang sama dulu. Hm……

Beberapa komentar yang masuk :

28/01/2009 10:02
Dari: Habib Ansyori
SBY telah memberikan yang terbaik untuk bangsa. Jangan dikira rakyat suka dengan slogan-2 kosong yang mengatasnamakan kepentingan rakyat bu………..
Rakyat kita ini tidak sebodoh yang Ibu Mega kira. Sebaiknya ibu mega lebih banyak instrospeksi diri dan jangan ngumbar ambisi.

28/01/2009 10:02
Dari: Koesno yuwono suswanto
Megawati hanya sebagai corong dalam membaca kritikan terhadap pemerintahan SBY/YK. Karena dia itu tidak bisa apa2 dan sama sekali tidak punya ide cemerlang. Kritikan yang dia ucapkan tsb merupakan dendam kesumat yang terpendam.
Saya harap bagi rakyat Indonesia harus dapat menilai apa yang diucapkan Megawati itu bukan satu kritkan yang baik,tapi akan menimbulkan effect yang lebih besar bagi berbangsa dan bernegara.Saya yakin kalau dia benar2 terpilih jadi Presiden,negara kita malah akan lebih hancur.Percayalah…..!!

28/01/2009 09:51
Dari:
apapun komentar tentang anggapan bu mega tentang pemerintahan SBY itu adl hak setiap orang.
semua orang berhak memberikan opininya tentang apapun.
termasuk bu mega

28/01/2009 09:49
Dari: andryu
PDIP benar2 memposisikan sebagai partai oposisi, jd kelak kalo berkuasa jgn berlagak spt kebakaran jenggot kalo di kritik OK??

28/01/2009 09:36
Dari: Indah
Waduh Bu Mega,kok masih aja ya meluncurkan senjata yang membuat rakyat tambah sengsara.Jika hanya mengkritik,tanpa ada tindakan,untuk apa?!Kebesaran nama Soekarno,bukan karena kritikan tapi karena tindakan.Seharusnya sebagai anak n penerus perjuangan beliau,tiru dan contoh lah apa yang telah dilakukan beliau.Bicara BBM yang turun 3 kali,apa ibu tidak tahu or pura2 tidak tahu…Untuk seukuran orang yang berintelek seperti ibu,pasti tahu apa yang menjadi faktor2 menaiknya n menurunnya BBM.Knp ibu tidak anggap bahwa penurunan harga minyak dunia yang mengakibatkan menurunnya harga BBM di Indonesia sebagai hadiah untuk masyarakat bukan sebagai hadiah dari pemerintahan SBY-JK.Coba liatlah pemerintahan secara keseluruhan,bukan perseorangan yaitu saingan politik anda…

28/01/2009 09:29
Dari: KASKAR
Selama ini keluarga kami selalu memperhatikan mencermati kiprah ibu, tetapi terus terang dari hari ke hari kami semakin kecewa denagn sikap ibu yang selalu mengkritik dan mencela habis-habisan kepada orang yang ibu tidak sukai. Dalam keluarga kami, selalu diajarkan untuk selalu santun dan bijak dalam menghadapi perbedaan pendapat. Tetapi setiap saat ibu tampil didepan forum selalu memberi contoh yang tidak baik, negeri ini butuh seorang pemimpin yang santun dan bijak, bukan pemimpin yang bisanya hanya mengritik. Terus terang saya jadi ragu dengan kemampuan ibu, apakah ibu benar-benar seorang negarawanm yang mumpuni yang dapat dijadikan sandaran bagi rakyat Indonesia ini. kami mohon maaf atas kritik pedas ini, semua ini tidak lain karena saya hormat kepada ibu dan kami cinta kepada bangsa dan negara ini.

28/01/2009 09:29
Dari: Tien
Emang kepemerintahan Mega dulu merasa lebih baik dari pada SBY? Hancur booo…………..!!! jangan asal ngritik…

28/01/2009 09:25
Dari: anton
Yth Bu Mega,sesuai lagunya Ebit G Ade “Tengoklah kedalam sebelum bicara” artinya sebelum bicara bu Mega silahkan BERCERMIN dahulu. dulu waktu bu mega berkuasa rakyat mesasa kembang kempis, antara hidup dan mati, jangankan untuk hidup sejahtera, buat menyambung nafas aja susah. karena bu mega sama sekali ga mikirin rakyat. hanya mikir gimana supaya bisa jadi MILIONER. tak pelak lagi ujung2nya pulau natuna JADI DUIT alias dijual. Masya Allah…., sadarlah bu…… jangan mengkritik pemerintahan SBY-Kala, karena kebijakan2 pemerintah sekarang sudah cukup baik dan transparan. smoga Bapak Sby-Kala mendapat Lindungan Allah SWT. Amin…..

Andai saja Ibu Mega lebih bijaksana, mungkin simpati yang mengalir dan bukannya antipati…

  1. February 2, 2009 at 4:53 pm

    OMONG KOSONG SBY vs BUALAN MEGA

    Dengan nama rakyat, Susilo Bambang Yudhoyono ataupun Megawati menjadikan rakyat sebagai barang dagangan kampanye politik 2009. Satu persatu rangkaian kata hingga terkumpul 41,1jutajiwa(21,92%) rakyat miskin merupakan nilai fantastis untuk dijadikan bahan kampanye.

    Lantas, “apakah yang sudah mereka lakukan untuk mengurangi kemiskinan??!!”

    “Apakah kebijakan mereka selama ini berpihak pada kemiskinan??!!”

    Dan sekarang, demi kekuasaan 2009, mereka menjual nama kita. Semua atas nama dan demi nama rakyat.

    “Apakah pantas rakyat dijadikan objek kampanye??!!”

    “Apakah rakyat hanyalah bahan pemanis indah peraih kekuasaan??!!”

    renungkanlah;

    “siapapun presidennya, rakyatlah yang akan menderita, karena rakyat hanyalah tumbal demokrasi”

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: